Sabtu, 01 Maret 2008

GREEN FARM


Adalah pupuk organik, berbentuk pelet mengandung unsur hara lengkap dengan Kapasitas Tukar Kation tinggi yang akan meningkatkan ketersediaan unsur hara untuk tanaman, aman terhadap lingkungan dan pemakai.

Green Farm dapat memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah. Perbaikan tekstur dan struktur tanah akan memperbaiki aerasi dan drainase tanah, mendukung perkembangan mikroorganisme yang menguntungkan di dalam tanah dan meningkatkan jumlah unsur hara yang diserap tanaman.

HUMEGA CRUMBLE


Merupakan produk organik padat pembenah tanah (soil conditioner) yang dibuat dari dry animal waste, sea weed, dan crab meal serta ditambahkan Humega liquid.


Kandungan unsur yang terdapat dalam Humega Crumble, antara lain :

Humega : 11.92 %

Nitrogen (N) total : 4 %

Fosfat tersedia (P2O5) : 6 %

Kalium tersedia (K2O) : 3 %


Aplikasi Humega Crumble pada proses pembibitan tanaman kelapa sawit terbukti :

1. Menjadikan pertumbuhan bibit menjadi baik (sehat), diantaranya :

- jumlah daun lebih banyak,

- diameter batang lebih besar, dan

- tanaman yang lebih tinggi.

2. Meningkatkan daya tahan tanaman.

3. Mengurangi penggunaan top soil sebagai media tanam karena mengandung Humic Acid yang

berfungsi seperti humus.

4. Mempercepat waktu pemeliharaan bibit di nursery selama 2-3 bulan.

5. Mempercepat biaya unkeep selama 2 bulan di nursery.

Jumat, 29 Februari 2008

Humega Liquid


Merupakan produk organik pembenah tanah (soil conditioner) dengan kandungan humic acid yang diekstrasi dari batuan leonardite. Humega liquid berfungsi memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah. Mempermudah ketersediaan unsur hara makro dan mikro dan meningkatkan kapasitar tukar kation (KTK) tanah. Aplikasi produk ini akan meningkatkan kesuburan tanah sehingga pupuk yang diberikan mudah diserap tanaman secara optimal.

Aplikasi Humega Liquid yang kami lakukan dibeberapa perusahaan perkebunan kelapa sawit terbukti :

1. Meningkatkan kualitas vegetativ tanaman.

2. Meningkatkan KTK tanah sehingga :

- dapat meningkatkan produktivitas tanaman lebih dari 20% (terutama tanaman pada tanah marginal)


- pemakaian pupuk menjadi lebih efisien.